Wednesday, February 26, 2020

Kelelawar yang memakan buah Indonesia berpotensi timbulkan enam virus



Research center for zoonosis Control (RCZC) universitas Hokkaido di japan bersama tim peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menemukan jenis virus dari kelelawar buah yang hidup di Indoneesia. Enam jenis virus itu yakni Coronavirus, Bufairus, polyomavirus, alphaherpesvirus, paramyxovirus,dan gammahepesvirus.
Hal tersebut  disampaikan oleh Prof.Drh Agus Setiyono, ahli patologi dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB yang taerlibat dalam penelitian tersebut.
Tim peneliti mengambil sempel kelelawar dari Bogor Jabar,Bukit Tinggi di sumatera Barat, Panjalu di Ciamis Jabar, Gorontalo dan Manado.Dana ditentemukan keenam Virus tersebut.
Prof.Drs Agus stiyono menjelaskan bahwa untuk virus corona itu sendiri yang di dapatkan dalam tubuh kelelawar menurut literatur dapat  di bagi menjadi empat golongan alphah dan betha coronavirus,serta deltha dan gamma coronavirus.untuk deltha dan gamma coronavirus berpotensi pada hewan sedangakan alpha dan betha coronavirus berpotensi pada manusia.khususnya betha coronavirus sangat berpeluang untuk mengeinfeksi pada manusia, bagaimana kelelawar dapat terinfeksi pada manusia?bisa secara langsuang maupun secara tidak langsuang(menyentuh sesuatu yang telah di sentuh oleh hewan tersebut)dengan melakukan kontak antar hewan dan manusia.
Prof.Drs Agus setiyono mengimbau agar masyarakat tidak berinteraksi langsung dengan hewan pemakan buah tersebuat dan ia juga menegaskan untuk masyarakat yang terbiasa mengkonsumsi daging kelelawar mulai saat ini agar memikirkan kembali hal tersebut.



6 Konsep Belajar Ini Ternyata Cuma Mitos!



1. Membaca berulang-ulang



Cara belajar satu ini telah menjadi pedoman umum. Membaca berulang kali dan menyoroti beberapa halpenting telah menjadi bagian dari cara belajar di dunia.



Namun, terdapat sebuah laporan yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Psychological Science di Public Interest yang justru menunjukkan bahwa kedua strategi studi ini relatif tidak efektif.

Secara pasif membaca teks yang sama berulang kali tidak akan membuat orang memahami atau mengingat kembali.

2. Siswa memiliki gaya belajar yang berbeda
 
Banyak orang yang menganggap bahwa masing-masing siswa memiliki gaya belajar yang berbeda. Misalnya ada siswa yang lebih mudah belajar secara visual (melihat), ada juga yang gampang menerima informasi secara auditori (mendengarkan), tetapi ada pula siswa yang kinestetik (praktik langsung).

Tetapi, The Guardian melaporkan, para akademisi dari dunia ilmu saraf, pendidikan dan psikologi telah menyuarakan keprihatinan mereka tentang popularitas pendekatan gaya belajar itu untuk proses belajar-mengajar.

Studi sistematis tentang gaya belajar secara konsisten tidak menemukan bukti untuk mendukung gagasan, bahwa mencocokkan materi ilmu dengan gaya belajar siswa bisa lebih efektif.

3. Otak kanan dan otak kiri


Gagasan bahwa otak kanan dan otak kiri ini telah menjadi mitos sejak lama. Teorinya, orang berotak kiri lebih logis, analitis dan metodikal. Sedangkan orang yang berotak kanan lebih kreatif dan artistik.




Tapi sebuah studi pada tahun 2013 yang dilakukan para ilmuwan dari University of Utah menunjukkan, lebih dari 1.000 otak dianalisis dan mereka tidak menemukan bukti bahwa ada orang yang secara khusus menggunakan otak belahan kiri atau kanan.

Memang benar bahwa otak kanan maupun kiri memproses informasi yang berbeda dari belahan yang lain. Hal itu disebut dengan lateralisasi. Tetapi, otak-otak itu tidak berjalan sendiri karena sesungguhnya otak bekerja secara setara atau keseluruhan.

Selain itu, adalah fakta bahwa belahan otak kita semuanya terhubung yang memungkinkan kita berpikir secara kreatif dan analitis.

4. Kecerdasan itu bawaan sejak lahir

Mitos bahwa kecerdasan itu merupakan bawaan sejak lahir juga menjadi populer dalam teori belajar. Banyak yang mempercayai hal ini. Tetapi, semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa IQ setiap manusia dapat meningkat dari waktu ke waktu.

Psikolog Standford, Carol Dweck menunjukkan bahwa keyakinan seseorang terhadap kecerdasan sendiri bisa mempengaruhi upaya dan kinerja mereka. Dweck menyebut tidak ada yang namanya kecerdasan bawaan. Yang ada adalah growth mindset (pola pikir berkembang) dan fixed mindset (pola pikir tetap).

Contohnya, ada siswa growth mindset yang mengetahui kalau matematika itu sulit. Dengan mengerjakannya, maka kemampuan mereka akan meningkat. Sebaliknya, siswa fixed mindset merasa tidak bisa mengerjakan soal matematika karena mereka telah menganggap diri mereka sendiri tidak jago berhitung.

5. Memuji keberhasilan dapat memotivasi siswa

Banyak yang melakukan ini. Mereka acap kali memperlakukan anak-anak, siswa maupun karyawan dengan pujian-pujian setiap kali berhasil melakukan sesuatu. Tetapi, masih dari psikolog yang sama, Carol Dweck menunjukkan bahwa pujian-pujian dapat benar-benar menjadi kontraproduktif. Akibatnya, orang atau siswa enggan mengambil risiko.


Lalu, apa yang harus dipuji?

Psikolog Dweck menunjukkan, bahwa memuji usaha dan ketekunan adalah cara yang jauh lebih baik untuk memotivasi orang agar bekerja keras dan terus berkembang. Ini karena memuji usaha bisa membantu mempromosikan gagasan bahwa kecerdasan itu bisa ditempa sekaligus menunjukkan mencoba dan gagal adalah bagian dari proses pembelajaran.

Jadi, alih-alih takut membuat kesalahan, siswa bisa melihat bahwa otak mereka itu sebenarnya seperti otot yang perlu diperkuat. Kesalahan dapat benar-benar membantu mereka mencapai potensi mereka sepenuhnya.

6. Cara kilat menjadi pandai

Yang satu ini mungkin telah menjadi mitos pembelajaran terbesar sepanjang masa. Teori adanya jalan pintas menuju kepandaian itu bisa dimengerti. Soalnya, belajar itu adalah kerja keras, sehingga orang-orang akan sangat senang bisa mengambil jalan pintas tersebut.

Namun, terlepas dari semua metode belajar datang silih berganti, mulai dari konsentrasi sampai latihan otak dan praktik, belajar akan selalu menjadi sebuah proses. Belajar akan selalu membutuhkan waktu dan upaya. Dan pastinya akan terasa sulit dan tidak nyaman. Intinya adalah, tidak ada jalan pintas menuju kepandaian.



Cokelat




Cokelat dihasilkan dari kakao yang tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika tengah, mungkin sampai ke Chiapas dan bagian paling selatan Meksiko
Biji dari pohon kakao ini  sangat pahit dan harus difermentasi agar rasanya dapat diperoleh. Setelah dipanggang dan dibubukkan hasilnya adalah cokelat atau kokoa. Minuman coklat mengandung theobromin yang dipercaya sebagai pencegah lelah.
Cara menyajikannya dengan memegang wadah cairan setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah, penyaji yang ahli dapat membuat busa tebal, sebenarnya dihasilkan oleh lemak kokoa
Rasa cokelat masih sulit didefinisikan. Joel Glenn Brenner menggambarkan tentang rasanya, menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan.
Dari pendefinisian rasa coklat yang belum jelas terjadilah pemalsuan rasa coklat. lemak kokoa sering diganti dengan bahan lain seperti lesitin dari kedelai atau minyak palem. Cokelat premium, biasanya mengandung sekitar 50 - 70% cokelat padat. Karena mengandung lebih sedikit gula dan mungkin juga sedikit minyak nabati, cokelat pekat ini mengandung lebih sedikit kalori dari produk cokelat pada umumnya.
Cokelat mengandung alkaloid seperti teobrimin, fenetilamina, dan anandamida, yang memiliki efek fisiologis untuk tubuh. Kandungan-kandungan ini banyak dihubungkan dengan tingkat serotonin dalam otak. Menurut ilmuwan, cokelat yang dimakan dalam jumlah normal secara teratur dapat menurunkan tekanan darah . Cokelat hitam dapat menguntungkan kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, termasuk kandungan anti oksidan yang dapat mengurangi pembentukan radikal bebas dalam tubuh.
Adanya kandungan teobromin dalam cokelat bisa menjadi racun untuk sebagian hewan bila dikonsumsi. Hewan-hewan yang bereaksi keracunan pada kandungan teobromin di antaranya adalah kuda, anjing, burung kakak tua, dan kucing (khususnya anak kucing), ini dikarenakan metabolisme tubuh mereka tidak dapat mencerna kandungan kimia ini secara efektif.

Friday, February 21, 2020

Cara Membuat Sandwich isi Sederhana

Hallo guyss, pernah denger kata sandwich? pasti pernah kan? Nahh asal sandwich ini yaitu dari Italia. Namun, siapa sangka makanan Internasional ini sangat mudah untuk dibuat. Gak percaya? yuk kita coba !

Pertama, kita siapkan bahan - bahannya terlebih dulu.

Bahan- bahan :
1. Roti
2. Sosis ( bisa yang lainnya)
3. Saus
4. Mentega atau Blue bland

Cara Membuat :
Pertama, siapkan 2 buah roti terlebih dahulu



Selanjutnya, olesi roti dengan mentega

Kemudian, potong sosis dan taburkan ke dalam roti yang sudah diolesi mentega

Berikutnya, tuangkan saus bisa juga di tambah salad tapi kami menambahkan spaghetty dan sosis sebagai isinya











Terakhir, selimuti roti 1 dengan roti kedua












Dan Finish











Ini merupakan tugas PKWU kami hehe.

Untuk toping dan isi bisa sesuai selera masing - masing ya!
Sederhana kan? Semat mencoba


3 Tips Sekolah part 1 versi @mlepeksquad Kamu, iya kamu yang sedang membaca ini. Saya ramal anda saat ini sedang memakan bangku pendid...