Showing posts with label Nabiilah NF. Show all posts
Showing posts with label Nabiilah NF. Show all posts

Wednesday, February 13, 2019

Sejarah RM Kujang, Rumah Makan di Perbatasan Garut - Tasikmalaya

Kalian tahu gak? didaerah desa Tenjowaringin ada salah satu rumah makan yang cukup terkenal loh! Mau tahu? Yuk langsung aja simak sedikit penjelasan dibawah ini.

sejarah rumah makan kujang

RM.Kujang merupakan  rumah makan yang didirikan sekitar tahun 1985, sudah cukup lama kan teman-teman! Rumah Makan Kujang juga merupakan rumah makan kedua yang berdiri disekitaran daerah Tenjowaringin. Pemilik rumah makan ini dikenal dengan sapaan Mamah Odah.

Nama Kujang sendiri diambil dari latar belakang tempat rumah makan ini didirikan, pada zaman dulu ditanah ini merupakan tempat peperangan. Dinamakan kujang juga karena yang mempunyai tanah tersebut memiliki sebuah kujang pusaka.
menu rumah makan kujang

Menurut para konsumen mereka tertarik untuk makan disini karena makanannya yang enak yaitu makanan khas sunda, menu andalan rumah makan ini yaitu terbuat dari ikan dan daging.

Selain menu makanan yang enak, makan disini juga disuguhkan dengan pemandangan yang indah seperti persawahan dan sungai. Sangat indah bukan?!
tenjowaringin tasikmalaya

“Dahulu ukuran rumah makan ini sangat kecil bahkan untuk masak dan makan pun ditempat yang sama, tetapi sekarang Alhamdulillah sudah seperti ini dan pengunjungnya pun lumayan banyak setiap harinya.” Ucap Mamah Odah.

Nabiilah Nuur Fajr

Thursday, February 7, 2019

JURNO SMAPAL, Ekskul Jurnalistik SMA Plus Alwahid

Hallo teman-teman! kalian sering melihat tulisan diBlog ini tetapi kalian belum mengenal siapa kami. Jadi, yuk kita kenalan!

jurnalistik sma plus alwahid

Sekitar tahun 2015 Media Center Jemaat Ahmadiyah Priangan Timur atau dikenal dengan MC JAI Priatim (organisasi yang mengelola data, berita) melakukan pelatihan berita dan artikel  karena merasa banyak yang berpotensi di SMA PLUS Al-Wahid. Kemudian pada tahun 2016, Bapak Dodi Kurniawan yaitu salah satu staff Guru pengajar di SMA PLUS Al-Wahid mendirikan ekskul Jurnalistik, beliau juga lah yang menjadi pembina ekskul ini. Ekskul ini didirikan di Al-Wahid guna memberikan pembekalan dalam hal jurnalisme, foto dan video yang mengandung unsur Jurnalistik.

Sampai saat ini ekskul Jurnalistik aktif dalam mengikuti kegiatan diluar. Beberapa kejuaraan yang telah diraih oleh Ekskul ini diantaranya juara film ter-Favorit Festival  Film Pelajar Priangan Timur yang diselenggarakan oleh Madrasah Aliyah Nahdatul Ulama (MANU) yaitu film “SATU”(2016) dan film “Sehelai Benang Merajut Asa” (2017) meraih juara 3 short movie yang diselenggarakan oleh Universitas Padjajaran.

Ekskul ini sekarang dibina oleh Bapak  Dani Sunjana dan di ketuai oleh Saafir Ahmad Kamal. Kegiatan ekskul jurnalistik yang sekarang berbeda dari tahun sebelumnya, karena sekarang lebih memfokuskan  pada pembuatan tulisan. Blog inilah tempat kami mempublish tulisan yang telah kami buat.

Tetapi tidak hanya membuat tulisan, kami juga melakukan peliputan kegiatan ketika ada acara yang dilaksanakan disekolah. “Tanpa Jurnal momen disekolah tidak akan terabadikan” ucap Thuhfah (17) salah satu anggota Jurnalistik Al-Wahid.

Nabiilah Nuur Fajr

Sunday, February 3, 2019

Mengenal Warung Ibu Nunung

Siapa yang tidak tahu warung ibu Nunung? Pemilik warung ini adalah ibu Nunung Tanti Rahayu (39 tahun), warungnya sudah berdiri sejak tahun 2009.


Warung ini terletak di Kp.Wanasigra RT/RW 02/02 Desa.Tenjowaringin Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya. Warung tersebut merupakan salah satu tempat nongkrong yang sering dikunjungi para siswa Al-Wahid. Jaraknya pun sangat dekat dengan SMA PLUS Al-Wahid.

Bila dibandingkan dengan warung yang lain, warung Bu Nunung lebih banyak diminati karena harga jajanan yang relatif murah untuk kantong anak SMA.

Jajanannya sangat beragam, selain itu ibu pemilik warung ini juga menjadi legenda bagi siswa dan alumni dari sejak tahun 2009 karena Ibu pemilik warung ini sangat baik dan ramah.

“anak-anak sering curhat dan berkumpul disini, terutama bagi anak-anak rantau” ucap ibu Nunung.

Selain ibunya yang ramah, warung ini juga menjadi saksi sejarah untuk anak-anak SMA Plus Al-Wahid.

Nabiilah Nuur Fajr

Monday, January 28, 2019

Rangginang Di Generasi Milenial

Setiap daerah pasti memiliki makanan khas daerahnya masing-masing, begitupun didaerah Desa Tenjowaringin Kec.Salawu Kab.Tasikmalaya. Siapa sih yang tidak tahu rangginang? Ya, pada umumnya pasti kalian telah mengetahui apa itu rangginang dan bagaimana rasanya. Tetapi untuk yang belum tahu saya akan menjelaskan sedikit tentang salah satu makanan khas daerah Tenjowaringin ini.
kuliner rangginang
Rangginang

Rangginang merupakan sejenis kerupuk tebal yang terbuat dari nasi atau beras ketan yang dibuat dengan cara mencuci beras dan merendamnya dalam air selama semalaman, setelah itu dicuci lagi sampai bersih, kemudian dikukus dan diberi bumbu lalu dibentuk, bentuknya pun sangat beragam ada yang kecil, ada yang besar, begitupun dengan rasanya sangat bervariasi ada yang original, manis, terasi, keju dan masih banyak lagi. Kemudian rangginang dijemur dibawah sinar matahari, setelah kering kemudian digoreng menggunakan minyak panas.

Menggoreng rangginang juga tidak semudah yang dibayangkan loh. Tidak semua orang bisa mengoreng rangginang dengan baik, api yang digunakan pun harus dengan suhu yang pas. Karena kalau apinya terlalu kecil rangginang tidak akan mengembang dengan baik.

kuliner rangginang tenjowaringin

Rangginang sudah ada sejak dahulu karena cara pembuatannya cukup mudah dan bahan-bahannya pun mudah didapatkan. Di daerah Tenjowaringin, hingga sampai saat ini masih banyak para pengrajin rangginang loh guys! Bahkan, ada yang bilang “Ke Tenjowaringin gak lengkap rasanya kalau gak beli rangginang”. Jadi sudah jelas ya bahwa rangginang ini merupakan makanan khas didaerah ini. Patut dicoba nih guys kalau kalian berkunjung ke daerah Tenjowaringin!!
kuliner rangginang tenjowaringin tasikmalaya

Rengginang juga sering ditemukan pada saat perayaan acara-acara tertentu seperti pada saat acara pernikahan, syukuran maupun pada saat lebaran. Tetapi seiring perkembangan zaman, makanan khas daerah ini mulai terlupakan terutama dikalangan para generasi muda, padahal makanan khas daerah yang satu ini tidak kalah menarik untuk dijadikan cemilan para generasi milenial, selain bahan yang digunakan sederhana tetapi rasanya enak dan bikin ketagihan loh! So, jangan ragu untuk mencoba mencicipi rangginang!

Nabiilah Nuur Fajr

3 Tips Sekolah part 1 versi @mlepeksquad Kamu, iya kamu yang sedang membaca ini. Saya ramal anda saat ini sedang memakan bangku pendid...